Oleh: Alphin | Mei 8, 2011

Engkau dan Hawa Nafsu (2)

Pembukanya sama kek post sebalumnya, yg belum baca silakan baca post sebelum ini. ^_^v

Media Dakwah At Tashfiyyah

Bidang Dakwah Al Hanif

التصفية

…karena umat tidak akan pernah jaya tanpa tashfiyah dan tarbiyah

Jika datang informasi kepada engkau mengabarkan bahwa orang yang engkau cintai tertimpa musibah berupa perbuatan maksiat atau kekurangan dalam hal dien (agama ) apakah engkau melakukan tabayyun dan tatsabbut (check dan recheck) berita tersebut karena engkau beranggapan bahwa hal tersebut bagian dari agama?

Kemudian jika datang informasi kepada engkau bahwa orang yang engkau tidak sukai tertimpa musibah berupa perbuatan maksiat  atau kekurangan dalam hal dien (agama ) apakah engkau juga melakukan tabayyun dan tatsabbut (check dan recheck) berita tersebut karena engkau beranggapan bahwa hal tersebut juga bagian dari agama?

Jika telah datang penjelasan (bayan) bahwa apa yang dilakukan orang yang engkau cintai berupa kekurangan dalam masalah dien tersebut  itu benar adanya apakah engkau tetap membuka mata dan telinga seraya berupaya memperbaiki kekurangan tersebut dengan nasehat yang baik?

Kemudian jika telah datang penjelasan (bayan) bahwa apa yang dilakukan orang yang engkau tidak sukai berupa kekurangan dalam masalah dien tersebut  itu benar adanya apakah engkau juga tetap membuka mata dan telinga seraya berupaya memperbaiki kekurangan tersebut dengan nasehat yang baik?

Jika datang nasehat dari orang yang engkau cintai untuk mengoreksi kekurangan dirimu dalam perkara kebaikan apakah engkau merasa bersyukur?

Kemudian jika datang nasehat dari orang yang tidak  engkau  sukai untuk mengoreksi kekurangan dirimu atau orang yang engkau cintai dalam perkara kebaikan apakah engkau juga merasa bersyukur dan tidak serta merta menolak nasehat tersebut karena engkau tahu konsekwensi menolak nasehat adalah salah satu sifat sombong sebagaimana engkau memahami penjelasan berikut:

Berkata Syaikh Muhammad bin Abdil Wahhab:

Allah Ta’ala berfirman:

وَمَنْ أَظْلَمُ مِمَّنْ ذُكِّرَ بِآياتِ رَبِّهِ فَأَعْرَضَ عَنْهَا

“Dan siapakah yang lebih zalim daripada orang yang telah diperingatkan dengan ayat-ayat Tuhannya, kemudian ia berpaling daripadanya?” (As Sajdah : 22)

Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda

 الكبر بطر الحق وغمط الناس

“Sombong itu menolak kebenaran dan merendahkan manusia” (H.R. Muslim)

Dan diriwayatkan dari Ibn Mas’ud رضي الله عنه

“من أكبر الذنوب عند الله أن يقول العبد: اتق الله فيقول: عليك بنفسك”

Termasuk dosa besar di sisi Allah adalah ketika dikatakan kepada seorang hamba (diberi nasehat)  “Bertaqwalah kepada Allah”, kemudian orang tersebut membalas dengan mengatakan “Urus dirimu sendiri!” …selesai perkataan Syaikhul Islam Muhammad bin Abdil Wahhab…

Berkata ustadz Fariq:

Imam Syafi’i rahimahullah berkata: ” Jika saya mengemukakan kebenaran dan keterangan yang nyata kepada seseorang, lalu ia menerimanya, maka saya segan dan jatuh hati kepadanya. Jika ia menyombongkan diri dan menolak keterangan yang nyata, maka saya tidak simpati kepadanya dan tidak mau dekat dengannya.”

Imam Ibnul Qoyyim rahimahullah berkata: “Engkau tidak sampai ke derajat tawadhu (rendah hati) sampai engkau menerima kebenaran dari orang yang engkau cintai dan dari orang yang engkau benci.Engkau terima kebenaran dari musuhmu sebagaimana engkau terima dari pendukungmu.” …selesai perkataan Ustadz Fariq.


Dan sungguh menjadi seorang yang obyektif, adil dan tawadhu adalah sebuah anugerah Allah yang tak terhingga karena itulah karakter yang menonjol dari seorang Salafy. Maka mudah-mudahan Allah jadikan kita dan keluarga kita menjadi Salafy Sejati.Amin

كن سلفياً على الجادة

Abu Maryam As Salafy

Maraji:

Fadhoilul Qur-an, Syaikh Muhammad bin Abdil Wahhab
29 Pelajaran dari Kisah Da’i Cilik


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: