Oleh: Alphin | Mei 9, 2011

Oase di Padang Pasir Tandus (3)

Beberapa Nasehat Abdullah Bani’mah

·        Aku menegur setiap muslim yang lalai dalam dakwah dan amar ma’ruf nahi munkar. Selama engkau bersaksi bahwasanya tidak ada yang berhak diibadahi selain Allah dan bahwa Muhammad shalallahu alaihi wa sallam adalah utusan Allah, maka engkau bertanggung jawab untuk memperjuangkan agama Allah. Engkau  akan dimintai pertanggungjawabannya pada hari kiamat nanti yaitu pada hari di mana manusia datang menuntutmu. Ketika itu ada orang yang berkata, “ Mengapa engkau membiarkan aku berbuat zalim sementara engkau mengetahuinya? Mengapa engkau tidak melarangku berbuat kezaliman?” Sementara itu orang  lainnya berkata, “Engkau melihat aku dizalimi, namun mengapa engkau tidak menolongku?” Ini semua akan dimintai pertanggungjawabannya wahai saudaraku sekalian!! Wahai saudara-saudaraku, selama saya menjadi ummat Muhammad shallallahu alaihi wa salam maka tidaklah aku mendapatkan alas an untuk tidak berdakwah. Selama kita mengucapkan dua kalimat syahadat, maka kita punya  kewajiban menyampaikan risalah Islam ini kepada umat manusia.

·        Ada pesan-pesan yang ingin aku sampaikan kepada para saudaraku yang sedang tertimpa kesedihan, kegelisahan dan musibah berupa kehilangan suatu nikmat dari nikmat-nikmat Allah. Aku mengingatkan kepada mereka sesuatu yang penting, yaitu tidak disyukurinya suatu nikmat dapat menyebabkan hilangnya nikmat tersebut. Aku adalah salah satu contoh hidup yang dapat anda saksikan yaitu kehilangan sebuah nikmat dari nikmat-nikmatNYa, kehilangan nikmat bergerak.

·        Para orangtua hendaklah mendidik anak dengan keteladanan, penuh kelemahlembutan dan selalu mendoakan kebaikan untuk anak-anaknya. Janganlah  sekali-kali mendoakan keburukan kepada mereka karena doa orangtua kepada anaknya mustajab.

·        Aku berpesan untuk diriku dan para remaja agar selalu bertaqwa kepada Allah Ta’ala, kemudian agar selalu menaati kedua orangtua. Ciumlah tangan keduanya dan mintalah maaf kepada mereka berdua.

·        Pilihlah, Anda di posisi yang mana? Semoga Allah memuliakan kita dengan mengaruniakan kepada kita sahabat-sahabat yang saleh yang mengingatkan kita kepada Allah agar hati kita menjadi suci. Sungguh hati kita ini telah dipenuhi dengan kotoran dunia. Kalau kita tidak berusaha untuk menyelamatkan hati kita dari kotoran dunia, maka kita akan binasa. Hendaklah kita koreksi diri kita sendiri, apakah pemikiran kita adalah pemikiran akhirat atau dunia?

Abu Maryam As Salafy


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: